Vitamin Penambah Berat Badan Ibu Menyusui

Vitamin Penambah Berat Badan Ibu Menyusui

Berat badan bagi ibu menyusui merupakan suatu hasil dari kegiatan konsumsi makanan sebagai wujud dari asupan gizi yang dapat dicerna oleh tubuh dan selanjutnya menjadi makanan bagi bayi. Biasanya berat badan ibu menyusui bisa dikontrol setiap bulan sekali. Peningkatan maupun penurunan berat badan selalu menjadi hal yang ditakuti oleh setiap orang. Ada yang merasa senang dengan hasilnya dan ada pula yang merasa kurang senang dengan hasilnya. Bagi ibu menyusui yang memiliki berat badan kurus pasti ingin mengalami peningkatan berat badan karena berpengaruh terhadap nutrisi bayi. Sedangkan sebaliknya bila memiliki berat badan gemuk, pasti sebisa mungkin menjalankan diet untuk bisa menguruskan berat badan.

vitamin penambah berat badan ibu menyusui

Diet dalam hal ini bertujuan untuk mencapai berat badan yang ideal. Entah itu ingin menjadi kurus atau menjadi gemuk. Kedua hal tersebut boleh dilakukan asalkan memiliki tujuan untuk mencapai berat badan ideal dan mencapai kondisi yang selalu sehat. Perlu diketahui bahwa tidak bertambahnya berat badan hal itu bisa disebabkan karena konsumsi energi lebih rendah dari kebutuhan. Hal lain yang membuat berat badan tidak kunjung bertambah yaitu adanya metabolisme tubuh yang cepat. Gangguan pada metabolisme tubuh ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi berat badan.

Menurut para ahli gizi selain mengkonsumsi vitamin penambah berat bagi ibu menyusui, upaya untuk meningkatkan berat badan ibu menyusui dapat dilakukan dengan beberapa cara. Cara untuk menambah berat badan ibu menyusui yaitu :

Makan secara teratur. Umumnya makan 3 kali sehari, makanan yang dimakan hendaknya mengandung gizi seimbang. Gizi seimbang merupakan susunan hidangan dalam sehari yang mengandung zat gizi berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dimana jumlahnya sudah dihitung sesuai dengan kebutuhan. Perkiraan jumlah konsumsi zat gizi tersebut dalam sehari yang disarankan yaitu karbohidrat 50%, protein 20%, dan lemak 30%. Setiap kali makan hendaknya menambahkan makanan yang mengandung kalori. Dengan kata lain, porsi makan ditambah dari ukuran biasanya. Konsumsi juga makanan ringan atau selingan yang padat kalori. Sehingga percepatan meningkatkan berat badan menjadi tercapai.

Asupan protein dan karbohidrat perlu ditingkatkan karena dalam konsumsi yang bersamaan kedua zat gizi ini mampu meningkatkan berat badan. Makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, roti, singkong, dan lainnya memiliki peran untuk meningkatkan berat badan. Sedangkan, makanan yang mengandung protein yang bisa dikonsumsi yaitu daging ayam, keju, susu, ikan, telur, kedelai, tahu, tempe, dan lainnya.

Olahraga teratur. Olahraga mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan mampu menambah massa otot. Beberapa saat setelah berolahraga, tubuh pasti akan merasa lapar, sehingga keinginan untuk makan tidak dapat dicegah karena tubuh benar-benar membutuhkan pasokan energi untuk mengganti energi yang hilang. Olahraga yang dilakukan tidak diharuskan melakukan olahraga yang berat. Cukup olahraga yang ringan dengan ditambah olahraga yang mampu meningkatkan massa otot maka itu cukup untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan berat badan.

Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin ,lemak sehat, seperti kacang-kacangan, susu, alpukat, dan lainnya. Sebaiknya memilih susu full cream (whole milk) sehingga bisa memperoleh nutrisi lebih baik.

Banyak meminum air putih setidaknya sebanyak 1,5-2 liter. Air putih ini sangat bagus untuk memperbaiki metabolisme dan mampu melancarkan pencernaan.

Tidur cukup untuk bisa menjaga tubuh agar tetap sehat dan tidak terlalu lelah.

Minum vitamin penambah berat bagi ibu menyusui, bisa klik disini

Demikianlah beberapa cara untuk bisa meningkatkan berat badan ibu menyusui. Untuk konsumsi vitamin ibu menyusui pilihlah vitamin yang berbahan alami seperti madu, karena kayak akan nutrisi dan bagus bagi asi. Cara tersebut bisa dilakukan secara rutin dan teratur, karena tingkat keberhasilan dari sebuah usaha untuk menambah berat badan ibu menyusui dalah dari keteraturan dan kepatuhan pelaku diet.